I.Isilah
titik-titik di bawah ini sehingga diperoleh jawaban yang benar!
Menggantibeberapa
buah gaya menjadi sebuah gaya (R) disebut menyusun gaya. Menyusun gaya dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara ... dan secara... .
Gaya adalah sesuatu sebab
yang mengubah keadaan benda dari diammenjadi bergerak, atau sebaliknya, dari bergerak menjadi diam. Sebutkan 3 faktor penentu untuk menyatakan
gaya !
Gaya yang bekerja disetiap satuan luas penampang pada bahan di sebut dengan
....
Jelaskan pengertian
sambungan pada
konstruksi mesin!
Sesuai dengan konstruksinya, jenis sambungan pada mesin
TUK (Competency Test Place) SMK N 2 Wonogiri has done a competency test on
March 1 to May 2, 2015. Tests conducted in the laboratory competence Light
Vehicle Engineering. The number of participants who conduct competency test as
many as 35 people. Detailed cluster followed by the test participants of 20
people follow the test engine tune-up injection (EFI) and 15 people followed
the brake test system.
The purpose of this certification test is the measurement and
TUK (Tempat Uji Kompetensi) SMK N 2 Wonogiri telah melakukan uji kompetensi pada tanggal 1 sampai dengan 2 Mei 2015. Uji kompetensi dilaksanakan di laboratorium Teknik Kendaraan Ringan. Jumlah peserta yang melakukan uji kompetensi sebanyak 35 orang. Secara terperinci cluster yang di ikuti oleh peserta uji yaitu 20 orang mengikuti uji engine tune up injeksi (EFI) dan 15 orang mengikuti uji brake system.
Para peserta uji kompetensi di TUK SMK N 2 Wonogiri
Prinsip kerja mesin mobil sampai
saat ini menganut sistem 2 langkah dan 4 langkah. Meskipun berbeda dalam
jumlah langkahnya tetapi siklus yang dilakukan tetap sama yaitu satu siklus
terdiri dari proses penghisapan bahan bakar, proses kompresi dan pembakaran,
proses usaha, dan proses pembuangan.
Di tinjau dari komponen komponen
dan cara perakitannya tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Komponen
komponen mesin konvensional dan mesin yang dikontrol secara elektronik antara
lain : piston, conecting rod, crank case, cylinder, cylinder head, intake
manifold, exhaust manifold, dan lain lain yang dirakit menjadi satu
kesatuan.
Jadi antara mesin konvensional
dan mesin yang dikontrol secara elektronik tidak terdapat perbedaan komponen
utamanya. Perbedaan terletak pada sistem pengontrolannya.
Agar mendapatkan tenaga mesin
yang maksimal maka campuran bahan bakar dan udara harus tepat, kompresi
yang baik dan saat pengapian yang tepat. Ketiga hal tersebut yang
menentukan baik tidaknya sebuah mesin.
Pada mesin konvensional untuk
mendapatkan ketiga hal tersebut
Ayo..! Daftarkan
dirimu untuk kontes pemilihan Sinden Idol 2012 tingkat Jawa Tengah.Daftar dan Ikuti audisinya di enam kota di
Jawa Tengah. Semarang, Pati, Magelang, Kebumen, Tegal,dan Wonogiri.
Ketentuan umum :
Pria/Wanita
usia maksimal 40 tahun
Pendaftaran
tanggal 22 Oktober – 14 November 2012
Akomodasi
pendaftaran Rp. 50.000
Tempat Pendaftaran : Dinas Kebudayaan
Pariwisata Pemuda dan Olahraga
Tempat Audisi: Aula Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga
(DISBUDPARPORA)
Kabupaten Wonogiri.
Jl.
Jendral Sudirman 61, Wonogiri. (0273) 321058
(Depan
Pasar Kota Kabupaten Wonogiri)
Audisi akan diambil 3 peserta untuk
menuju ke Grand Final.
Grand
Final Minggu, 2 Desember 2012 di
Auditorium UNNES, Semarang
(Kontak person : Drs. Bintang Hanggoro
Putra, M. Hum, HP. 08157627237)
Hadiah 1 = 20.000.000
Hadiah 2 = 15.000.000
Hadiah 3 = 10.000.000
Materi
audisi adalah tembang Ageng, Tengahan, Macapat, atau jenis tembang lain
berlaras slendro atau pelog yang disiapkan oleh para peserta
sendiri. Tembang sebagaimana dimaksud, disajikan dua kali, pertama dalam jenis
waosan, kedua dalam jenis bawa atau lelagon, apabila materi gending berasal
dari lelagon.
Materi grand final tembang wajib
adalah jineman uler kambang, laras slendro pathet sanga. Materi tembang pilihan adalah karya gending baru produk UNNES,
yakni : langgam pagut netra, Pl Brg; langgam sih siningit, Sl. Sanga miring;
langgam GR, Sl. Sanga miring; Langgam Tresna langgeng, Sl Sanga miring; dan
Langgam Sujono, Pl. Nem. Kreatifitas penggunaan cengkok, wilet, dan gaya vocal
lainnya sangat dianjurkan.
1.
2.Aspek penilaian
a.Dasar
materi suara, meliputi: warna suara, ambitus atau
teba wilayah suara, ketepatan penggunaan nada (Jw. Pleng), Gregel.
b.Leres,
yaitu tepat dalam penadaan serta tepat dalam teknik serta pola penggunaan
cengkok, kejelasan pengucapan cakepan baik bentuk wangsalan, parikan, abon
abon, dan atau lainnya. Dalam hal ini peserta diharapkan tidak membaca teks
dalam bentuk apapun, kemahiran dalam angkatan dan mengakhiri cengkok lagu, dan
lain-lain menjadi perhatian dalam penilaian.
c.Laras,
yaitu harmonisasi dalam bersuara, berias dan busana, bersikap, berekspresi dan
lain-lain yang ditunjukkan pada saat penampilan.